Habitatland, pengembang properti berbasis lingkungan asal Bogor, resmi menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar “Best Eco-Friendly Housing Development” dalam ajang Propertinovasi 2025 yang digelar di Balairung Universitas Indonesia pada Minggu, 23 November 2025. Penghargaan ini menegaskan posisi Hegarmanah Habitat sebagai model perumahan berkelanjutan yang layak dijadikan acuan pengembangan hunian ramah lingkungan di Indonesia.
Propertinovasi 2025: Panggung Inovasi Properti Nasional
Propertinovasi Conference & Expo 2025 merupakan ajang pameran properti dan inovasi internasional yang berlangsung selama lima hari, dari 19 hingga 23 November 2025. Event ini diprakarsai oleh Graduate School of Sustainable Development (GSSD) Universitas Indonesia bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta, dengan tema besar “Sustainability in Harmony”.
Fithor Muhammad selaku Chairman of Propertinovasi 2025 menyebut acara ini sebagai pameran terbesar yang secara khusus menyoroti inovasi, integrasi, dan dampak di industri properti Indonesia. Tidak hanya menampilkan proyek-proyek properti unggulan dari dalam dan luar negeri, pameran ini juga memamerkan terobosan terkini di bidang teknologi konstruksi, pembiayaan perumahan, serta solusi hunian cerdas.
Dalam kategori Best Eco-Friendly Housing Development, Habitatland berhasil mengalahkan kompetitor lainnya berkat pendekatan holistik yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, dan konservasi sumber daya secara menyeluruh.
Visi Habitatland: Membangun Habitat yang Memulihkan Lingkungan
CEO Habitatland, Ryan Adam, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan hunian yang tidak sekadar nyaman, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
“Di Habitatland, kami membangun habitat yang memulihkan lingkungan. Penghargaan ini mendorong kami untuk terus melahirkan solusi eco-living yang bisa dijangkau lebih banyak keluarga.” — Ryan Adam, CEO Habitatland
Ryan Adam merupakan sosok pengembang muda yang tercatat sebagai pemenang BTN Housingpreneur 2024 kategori Best Eco House Design, dan aktif menjadi narasumber dalam roadshow BTN Housingpreneur 2025 untuk berbagi pengalaman tentang pengembangan rumah hijau. Habitatland sendiri sebelumnya juga telah menyabet penghargaan “The Best Eco House Development” dari BTN Housingpreneur 2025 yang diikuti lebih dari 900 peserta.
Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan Hegarmanah Habitat
Hegarmanah Habitat yang berlokasi di Gunung Batu, Kota Bogor menawarkan konsep sustainable living dengan harga terjangkau. Proyek ini dirancang sebagai cluster rumah 2 lantai dengan gaya modern tropikal dalam suasana yang sejuk, asri, dan alami. Berikut adalah rangkaian inovasi teknologi hijau yang menjadi keunggulan utama:
Sistem Reverse Osmosis untuk Air Minum Langsung
Salah satu fitur paling menarik adalah penggunaan sistem Reverse Osmosis (RO) yang memungkinkan air keran langsung aman untuk diminum. Teknologi RO bekerja dengan memaksa molekul air melalui membran semi-permeabel dengan penyaringan hingga 0,0001 mikron, mampu menghilangkan hingga 99% kontaminan termasuk logam berat, virus, bakteri, pestisida, dan bahkan mikroplastik.
Dengan teknologi ini, setiap rumah tidak lagi membutuhkan air galon, sehingga dapat menghemat 140 galon air per rumah dalam setahun. Inovasi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada plastik kemasan, tetapi juga memberikan penghematan biaya jangka panjang bagi penghuni.
Bio Paving Block dari Limbah Plastik
Dari sisi infrastruktur, kawasan Hegarmanah Habitat menggunakan bio paving block yang setiap meternya memanfaatkan dua kilogram sampah plastik. Untuk keseluruhan proyek, teknologi ini telah memanfaatkan sekitar 2.600 ton sampah plastik yang seharusnya berakhir di tempat pembuangan akhir.
Paving block berbahan limbah plastik merupakan inovasi yang semakin berkembang di Indonesia. Proses pembuatannya melibatkan pencacahan, pelelehan, dan pencampuran plastik dengan pasir silika menggunakan metode sintering pada suhu 300-400 derajat Celsius. Selain memiliki kekuatan yang lebih baik, paving block ini juga lebih murah karena memanfaatkan material daur ulang.
Arsitektur Hemat Energi dengan Cahaya dan Udara Alami
Rumah-rumah di Hegarmanah Habitat dirancang dengan arsitektur yang memaksimalkan cahaya dan udara alami. Konsep ini memanfaatkan bukaan besar seperti jendela lebar dan sistem cross ventilation (ventilasi silang) untuk memperlancar pertukaran udara dari luar ke dalam rumah.
Hasilnya, ruangan tetap terang dan sejuk tanpa harus menyalakan lampu atau AC sepanjang siang. Menurut World Green Building Council, bangunan dengan desain hijau dapat menurunkan konsumsi energi hingga 30% dan emisi karbon hingga 35% dibandingkan rumah konvensional.
Sistem Pengelolaan Limbah dan Air Hujan
Lingkungan Hegarmanah Habitat dibangun dengan kesadaran ekologis tinggi melalui penggunaan bio septic tank untuk memastikan limbah terurai dengan aman. Bio septic tank bekerja dengan kombinasi bakteri aerob dan anaerob dalam sistem biofilter, sehingga limbah cair yang dikeluarkan lebih ramah lingkungan dan tidak mencemari air tanah.
Selain itu, sistem biopori dan sumur resapan diterapkan untuk membantu air hujan kembali ke tanah alih-alih mengalir begitu saja. Setiap unit rumah juga mendapatkan bonus berupa mesin air, toren, smart door lock, water RO, biopori, dan sumur resapan.
Tren Eco-Housing: Respons terhadap Kebutuhan Generasi Muda
Penghargaan yang diraih Habitatland sejalan dengan tren properti berkelanjutan yang semakin diminati di Indonesia, khususnya oleh generasi milenial dan Gen Z. Menurut laporan Knight Frank, generasi muda kini menjadi penggerak utama dalam permintaan properti ramah lingkungan dengan menunjukkan minat besar terhadap hunian yang mengedepankan keberlanjutan dan efisiensi energi.
Survei Deloitte menunjukkan bahwa kelompok milenial dan Gen Z lebih cenderung memilih produk properti yang mengusung keberlanjutan, meskipun dengan harga yang sedikit lebih tinggi. Properti dengan fitur ramah lingkungan seperti efisiensi energi, pengelolaan air, dan bahan bangunan terbarukan cenderung lebih diminati dan terjual dengan harga premium.
Sektor properti sendiri dikenal sebagai penyumbang sekitar 40% emisi karbon global, sehingga penerapan prinsip bangunan hijau menjadi kebutuhan mendesak. Green Building Council Indonesia (GBCI) memproyeksikan sektor properti berkelanjutan di Indonesia akan tumbuh sebesar 12-15% per tahun hingga 2030, dengan nilai pasar hunian hijau berpotensi melampaui Rp200 triliun dalam lima tahun ke depan.

Bogor sebagai Kawasan Terdepan Gerakan Eco-Living
Dengan rangkaian teknologi hijau yang diterapkan, Habitatland berhasil menempatkan Bogor sebagai salah satu kawasan terdepan dalam gerakan eco-living di Indonesia. Proyek Hegarmanah Habitat tidak hanya dirancang sebagai tempat tinggal semata, tetapi juga sebagai model masa depan perumahan rendah jejak karbon.
Lokasi strategis di Gunung Batu, Kota Bogor, memberikan akses mudah ke Stasiun Bogor dan Tol Bogor, menjadikan hunian ini ideal bagi keluarga muda yang menginginkan keseimbangan antara kenyamanan urban dan gaya hidup berkelanjutan. Habitatland juga menyediakan opsi rumah kost premium yang dapat dijadikan instrumen investasi.
Dengan dua penghargaan bergengsi yang diraih pada tahun 2025 yaitu dari BTN Housingpreneur dan Propertinovasi UI, Habitatland membuktikan bahwa hunian ramah lingkungan dengan konsep sustainable living kini tidak lagi eksklusif untuk kalangan atas, melainkan dapat dijangkau oleh lebih banyak keluarga Indonesia
